Jumat, 14 Oktober 2016


SKYE BAR & RESTAURANT
 

16 Juli 2015.

RENCANA "SKY DINING PLAZA ROOFTOP SEMANGGI 10TH FLOOR"

Sebelum kami mengakhiri bulan Ramadhan saat itu, sebelum saya menjalani liburan di Bandung dan bersiap pergi ujung Indonesia bagian barat sana, saya dengan dua orang sahabat yang juga seperti kakak, juga seperti fans (gotcha! haha!) berencana ingin mencoba Rooftop yang mungkin terendah di Jakarta. Yes! Abang-abang! Eneng pengen ke "Sky Dining Plaza Rooftop Semanggi" tepatnya di Plaza Semanggi Lantai 10.
Daaan, berangkatlah saya dan Bang Gio dari kampus saya di UNAS Pasar Minggu menjemput Bang Zakas didaerah Sudirman. Tidak jauh dari tempat tinggal Bang Zakas, belok kanan-kiri-kanan-lurus-belok kiri lagi dan seeeeetttt tibalah kami di Plaza Semanggi.
Tiba di tujuan, lantai sepuluh JREEENG!!! "MAAF SKY DINING 10TH FLOOR SEDANG DALAM RENOVASI" Da*n! Sedih, hanya bisa berfoto dari tembok sekitar area renovasi :(
2 Abang-abang tadi hanya tersenyum dan menertawakan sekaligus prihatin melihat gadis desa sial ini, ckckckck.
Baiklah dengan berbesar hati kami pulang. Diperjalanan entah Bang Gio membawa kemana arah mobil yang kami tumpangi itu, sementara Bang Zakas kembali membuka email kami beberapa hari sebelumnya yang isinya beberapa referensi rooftop menarik untuk dikunjungi di Jakarta.
Tidak butuh waktu lama tiba-tibang Bang Zakas berbicara ditelepon menanyakan apakah ke lokasi tersebut harus reservasi atau tidak? Apakah memerlukan dress code tertentu untuk masuk atau tidak? Dan, beruntunglah kami bertiga dengan setelan anak kampus seadanya, diperbolehkanlah kami datang kesana.
Kesana? Dimana? Lihat judul! >,<


"SKYE BAR & RESTO, ROOFTOP BCA TOWER 56TH FLOOR"

Yup! Rooftop BCA Tower Lantai 56! Gagal dilantai 10 kita naik 46 lantai diatasnya! Ahh, benar-benar berkah Ramadhan *ups
Oke, suara musik ada terdengar tapi rasanya tidak terlalu gaduh. Malam itu "Skye Bar & Resto" sudah cukup ramai bahkan di beberapa tempat sudah tersimpan papan "RESERVED".
Suasana yang elegan, design modern, lampu yang cukup redup dibagian resto yang terletak dibagian dalam. Kami memilih untuk makan terlebih dahulu mengingat kami belum buka puasa hari itu. Harga yang malah dilokasi dengan view seindah itu, berapapun kami rela bayar! (horang khayaah...). Tak menyangka di Jakarta yang penat ternyata ada tempat seindah itu.
Saya tidak ingat apa yang dua abang saya tadi pesan, nama makanan yang saya pesan-pun tidak bisa saya ingat. Yang pasti itu adalah nasi berwarna hitam yang dimasak dengan tinta cumi mungkin (wkwkwkkw), tapi sungguh, eeenaaakk!! 
Kalau kalian penasaran, silakan cek menu di : https://www.zomato.com/id/jakarta/skye-thamrin/menu#tabtop (semoga menginspirasi).

Skye Bar,  BCA Tower Lt. 56
Selesai makan kami tak sabar untuk duduk-duduk di area luar, tidak jauh dari Meja Bar,  ada sebuah kolam renang yang andai saja saya bisa berenang diketinggian 56 lantai dimalam hari dengan city view yang wow seperti itu, betapa bahagianya saya (ngarep).
Alangkan lebih berkahnya jika saja malam itu kami itikaf dimesjid dibanding dengan datang kesebuah bar mengingat saat itu adalah malam Lailatul Qadar.
Tapi sudahlah, maafkan kami :( hehe.
(pict : Mr.Google)


"TRIO DESEMBER"

Dengan 2 macam Moctail (non alkohol) dan 1 smoothies yang kami pesan, banyak perbincangan yang kami lakukan, sungguh betapa bahagia saya malam itu, betapa rasa sayang pada kedua abang itu bertambah. Lucunya, dimalam itulah saya mendeklarasikan bahwa kami adalah "Genk Desember!", karena teryata hari ulang tahun kami berurutan, 14 (Gio), 15 (Ajeng), 16 (Zakas) dan semua dibulan Desember tentunya! Meski kami lahir ditiga tahun yang berbeda.
Terlepas dari bahagianya saya dapat berdiri di Rooftop 56th floor dengan City View yang membuat mulut ternganga dan mata terbelalak lebar (bahkan dari puncak gunung sekalipun belum pernah saya melihat hebatnya lampu kota sedemkian indahnya). Saya lebih bahagia bisa mengenal kedua abang tersebut, support, do'a dan pengorbanan mereka yang barus saya kenal kurang dari satu tahun saat itu sudah saya rasa sangat luar biasa, tak sanggup saya membalas kebaikan mereka berdua. Semoga 
Allah membahagiakan mereka dunia dan akhirat.
Ahh jadi kangen abang-abang :') semoga dilain hari kami bertiga bisa berkumpul lagi entah di darat, laut atau udara sekalipun :)

Trio Desember (Ajeng, Zakas, Gio)









BCA Tower Lt. 56, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350, Indonesia








YU TREEPARK JAPANESE RESTURANT PART #2



Yu TreePark Japanese Restaurant, Karawang
Seperti pada ulasan  saya sebelumnya, saya berjanji untuk juga mengulas tentang kali ke-2,3 dan 4 saya mengunjungi Yu TreePark Japanese Restaurant.

"OIKON" atau "FAREWEL PARTY"
 
Kali kedua ini bukan makan siang biasa. Seorang Direktur dikantor kami memutuskan untuk resign dan Owner memutuskan untuk mengadakan sebuah acara "Farewel Party", iya sederhananya "Pesta Perpisahan". Dalam istilah Jepang disebut "Oidasu-Konpa" yang disingkat dan dikenal dengan "Oikon". Kali itu Owner kami mengajak makan siang dihotel tempat beliau menginap, "TreePark Hotel & Apartement".



"KOAGARI ROOM"
 
Koagari Room, TreePark Serviced Apartment Karawang
Sudah saya sampaikan sebelumnya pada ulasan lalu mengenai interior design Yu TreePark dengan meja-meja coklat terangnya. Kali ini sungguh berbeda. Owner sendiri memesankan langsung makanan khas Jepang khusus untuk kami para Karyawan Lokal.
Kali ini kami memilih "Koagari Room", kurang lebih mirip dengan "Tatami Room" dimana ruang tersebut memiliki lantai dengan beralaskan "Tatami" atau alas tikar khas jepang juga "Shoji" atau Pintu Geser yang juga khas jepang lengkap dengan "Zabuton" atau alas duduknya. Namun bedannya, Koagari Room ini tidak beralaskan tatami, hanya saja lantai kayu dengan Zabuton yang lebih modern.
Ruangan tersebut berkapasitas 6-12 orang, lebih dari cukup untuk kami ber-sembilan. Meski bergaya modern, namun tidak mengurangi suasana 'jepang' nya.(pict : treeparkkarawang.com)

"NIHON RYOURI" atau "MASAKAN JEPANG"
 
Ditambah lagi segala macam menu masakan jepang yang sangat menggugah selera saya sebagai anak kost (woopss!). Mulai dari "Tamagoyaki" (telur gulung) yang entah bagaimana rasanya selalu berbeda dengan telur restoran indonesia bahkan dengan omelet yang lembut sekalipun, "Unagi" (belut) yang nampaknya dimasak dengan cara dibakar, belut ini saaangggaatt lembut, aroma semacam madu dan daging ikan yang tidak kalah lembut melelehkan lidah kami, kabarnya belut seperti ini dijepang dihargai sekitar ¥5.000 atau sekitar Rp.500.000, harga yang fantastis untuk seekor belut hmm, selain itu masakan jepang lain seperti "Sushi" juga disuguhkan baik mentah maupun matang, "Soba Ramen" (mie soba), "Yasai-itame" (tumis sayur), juga "Donburimono" (semangkuk nasi yang ditutupi berbagai macam lauk seperti daging sapi, ayam, goreng udang, dsb). Ahhh.... terbayang 'kan betapa menggugah selera masakan-masakan tersebut ;) . Specialnya adalah semua menu ini dipesankan oleh Owner, betapa kami merasa itu adalah sebuah penghargaan bagi kami semua.
Tidak terlewatkan juga tradisi "Kanpai" (cheers) ala Jepang selalu kami lakukan dalam setiap kegiatan makan bersama. 

"SENMU" atau "EXECUTIVE DIRECTOR"

Meski suasana sedikit haru karena itu adalah acara 'perisahan' dengan salah satu direktur terpandai, kami tetap bersukacita, tetap bersemangat karna dengan tiadanya Direktur kami tersebut, itu artinya kami harus bekerja lebih giat, lebih keras dan lebih cerdas lagi. Ja! Motto GANBAREEE !!!
Terimakasih saya sampaikan bagi salah satu Owner kami, bagi "Senmu" (Executive Director) kami, Mr. Yuichi Furukawa. Tanpa Anda belum tentu kami masih se-semangat sekarang menjalani aktifitas bekerja kami. Doumo arigatou gozaimasu :)








TREEPARK SERVICED APARTMENT, KARAWANG
Jl.Candi Dasa No. 8. Bukit Sedana Golf Karawang 41361
Jawa Barat, Indonesia
Phone: +62 267 8637293
treeparkkarawang.com

Kamis, 13 Oktober 2016

YU TREEPARK JAPANESE RESTAURANT


16 Januari 2015 lalu, pertama kali saya pergi makan dengan 2 orang jepang dari kantor saya ke sebuah restoran jepang yang ada di daerah karawang barat. Jarang memang orang sengaja berkunjung Yu TreePark Japanese Restaurant ini untuk sekedar makan, karena memang restoran ini berada didalam TreePark Hotel & Apartement yang biasanya dikunjungi oleh tamu hotel atau tamu-tamu asing asal Jepang. (Rasanya seperti jadi turis asing saya disana, karna kebanyakan orang Jepang >,< )

Siang itu sebelum saya mengantar 2 orang jepang untuk pergi Medical Check Up, mereka mengajak saya makan siang disana. Ya, seperti hotel lain pada umumnya, bersih, rapi, wangi, sambutan hangat pegawai hotel di lobby, dsb dsb.
Begitu masuk lobby kami disuguhi pemandangan taman segar dibalik tembok kaca transparan, disebelah kiri terdapat koridor menuju area restoran.
Yu TreePark Japanese Restaurant, Karawang
Yang menarik sebelum memasuki restoran, ada sebuah Lounge, semacam coffee bar, saya melihat seorang Barista sedang membuat latte di depan 2 orang pengunjung yang saya yakin mereka berkewarganegaan jepang juga tentunya.
Dari coffee bar tadi terlihat meja-meja restoran dengan bahan kayu berwarna terang, terdengar suara para pelayan menyambut kami bertiga, "Irasshaimase" yang berarti "Selamat Datang", biasanya diucapkan di restoran/toko-toko jepang.
Interior Yu TreePark bergaya lebih modern dari pada interior Ikiya (pada ulasan sebelumnya sudah dijelaskan). Kami memilih meja yang dekat dengan tembok kaca agar dapat melihat taman dengan rumput segar diluar sana, dengan kolam ikan yang bergemiricik. Sayup-sayup terdengar suara "Koto" atau alat musik tradisional jepang yang mirip dengan kecapi di Indonesia (andai saya bisa menutup mata dan menarik nafas panjang saat itu, tapi sayang tidak saya lakukan karena malu haha).
Seorang pelayan wanita manis menghampiri kami dan memberi masing-masing dari kami menu sambil bertanya, "douzo, ocha ikaga desuka? Atsui desuka? Tsumetai desuka?" yang artinya, "Silakan, mau ocha (teh jepang) ? Teh panas atau teh dingin?".
Kami bertiga memesan ocha dingin sebagai 'welcome drink' yang sekaligus jadi minuman utama kami (begitulah restoran jepang).
Saat itu saya memesan salah satu menu jepang favorit saya "Chicken Karaage Set", selain mudah dipahami rasanya juga lebih cocok dilidah saya yang asli Sunda. Karaage set adalah menu ayam goreng tepung yang dibubuhi jeruk nipis segar diatasnya, lengkap dengan semangkuk nasi, acar lobak dan miso sup nya.
Disetiap restoran jepang pasti ada menu ini, so recommended yum!! Setiap restoran pasti memiliki rasa yang hampir sama dengan restoran lain untuk "Karaage" (ayam) nya sendiri, yang membedakan adalah "Miso Sup" nya, ntah bagaimana menjelaskannya, tapi untuk lidah sunda saya di Yu TreePark ini rasanya sangat nikmat, segar, tidak membuat saya 'enek', iya enek, kadang ada yang tidak cocok dengan rasa dan wangi sup yang didalamnya memiliki "Tofu" (tahu putih), "Nori" (rumput laut), irisan daun bawang dengan kuah keruh itu. Tapi percayalah, di Yu TreePark ini rasanya segaaaaaarrrr~~~~~~ (terlebih makan siang kali itu gratis, Wops!!).
Ditengah makan kami, seorang wanita jepang paruh baya datang menghampiri kami, wanita jepang berambut lurus&panjang dengan riasan blush on bulat pink terang dipipinya itu bernama Yuko-san, ternyata dia adalah General Manager di TreePark Hotel & Apartment sekaligus teman dari Shiraki-san & Inoue-san, 2 orang jepang yang mengajak saya kesana.
Kami berbincang-bincang, ternyata Yuko-san sebelumnya adalah Mahasiswi Bahasa Indonesia di Bali, Yuko-san no Indonesia-go meccha umai ne :) Bahasa Indonesia nya Yuko-san jago banget! Berkali-kali Ia membantu saya menerjemahkan perbincangan mereka yang 'sugoku hayai' (cepet banget) >,<
Nah, sebelumnya didalam buku menu saya melihat beberapa menu dengan icon "Buta" (babi) yang sebenarnya agak mengganggu saya siang itu, dengan ragu saya menyampaikan kekhawatiran itu pada Yuko-san, degan senyum manis dan bahasa jepang sederhana yang mudah saya pahami, Yuko-san menjelaskan bahwa saya tidak perlu khawatir, karena alat makan dan alat masak menu Pork tersebut terpisah dari bahan-bahan halal lainnya. Alhamdulillaah saya lega dan terasa terpelan Stamp HALAL dijidat saya saat itu haha. InsyaAllah.
Selesai makan yang sangat membuat kenyang dan nikmat itu, Yuko-san menawari kapi dissert pudding coklat dan kopi susu dingin, uuuhhhh semakin menambah kenikmatan, Jazakumullah.

Begitulah kesan pertama saya makan siang di Yu TreePark Japanese Restaurant, menyenangkan, mengenyangkan, nyaman dan super hemat (read:gratisan). Anyway, sebenarnya harga makanan disana tidak begitu mahal, terbilang standard diantara semua restoran jepang lain di Karawang, kisaran Rp.50.000 - Rp.150.000 /orang.

Kunjungan ke-2,3,4 akan saya ulas berikutnya ;)

Untuk kalian yang kebetulan berkunjung ke Karawang Barat, jagan ragu untuk berkunjung ke TreePark Hotel & Apartment, lokasinya sangat dekat dengan Kawasan Industri KIIC.





TREEPARK HOTEL & APARTMENT
YU TREEPARK JAPANESE RESTAURANT
Jl.Candi Dasa No.8 Bukit Sedana Golf Karawang, Teluk Jambe Timur - Karawang Barat, 41361
treeparkkarawang.com




IKIYA Japanese Restaurant 


Pertama kali nyobain restoran asli jepang punya–yang–bukan–restoran–jejepangan alias abal2 itu di Karawang, dimana banyak orang jepang datang untuk bekerja di banyak perusahaan jepang di beberapa kawasan industri yang menyebar di Karawang.
Salah satunya KARAWANG INTERNATIONAL INDUSTRIAL CITY yg dikenal dengan “KIIC”, didalam kawasan KIIC itu ada kantor pengelola kawasan, biasanya disebut GRAHA KIIC, nah dilantai dasar Graha KIIC itulah restoran IKIYA itu dibuka.

Menurut record postingan instagram sih, pertama kali ke Ikiya itu 8 desember 2014. Lokasinya tepat sebelah kiri loby Graha KIIC. Tampak luar biasa aja, ga nampak seperti restoran di indonesia pada umumnya yang begitu mencolok dengan papan iklan besar nan terangnya.
Disini sangaaat sederhana, wiih jangan salah, tapi begitu masuk ke restorannya, hhhmmm…. wangi kari, mayonnaise, tepung, seafood, ocha, semuaaa menyambut hangat perut kosong kami malam itu.
Ebi Curry Rice - Ikiya, Karawang Barat

Interior yang “jepang banget” terasa! Meja-meja kayu sederhana senada dengan lantai kayu dan interior ruangannya, jarak antar meja yang dekat (beda dengan restoran indonesia yg kebanyakan senggang-senggang), gaya interior jepang ini populer di dunia dengan sebutan “Zen”, cocok untuk ruang minimalis, orang jepang memang suka efisiensi sepertinya hmm..
Selain kursi kayu juga ada ruang lesehan unik, “Washitsu” namanya, dengan alas “Tatami” semacam tikar terbuat dari jerami yg hangat dimusim dingin dan sejuk dimusim panas (cocoklah yaa untuk cuaca karawang yang you know-lah panasnya macam apa?), lengkap dengan “Zabuton” semacam alas bantal kecil untuk duduk, juga dengan “Fusuma” atau “Shoji”, itulooh pintu geser khas jepang, semacam partisi portable. Intinya jepang banget!!!

Menu?? Jangan tanya! Sashimi, sushi, ramen, itumah ada banget! Paket bento yang murmer juga banyak macemnya. Yang unik dari restoran jepang itu, kebanyakan dari mereka udah nyediain welcome drink, ocha dingin/panas dan dessert biasanya es krim/kopi, jadi kita bisa lebih hemat untuk ngga pesen minuman. Harga terbilang cukup tinggi sih, tapi worth it ko dengan rasa dan atmosfer yg kita rasain. Apalagi bahan masakannya hampir semua import langsung dari negara matahari terbit itu.
Meski di beberapa restoran jepang nyedian menu pork, di Ikiya ini, clear dan 100% halal! Ga ada menu pork dan ngga perlu khawatir, karna menurut Pelayan situ, pemilik Ikiya sendiri sebenarnya adalah muslim dan dikenal dengan Pak Haji, insyaAllah amaaan :)

Menu andalan? Semua andalan sih, tapi yang recommended yang selalu jadi fav saya sih, “Ebi Curry Rice” nya, nasi yang disiram dengan kuah kari yang wanginya mmmhhhhh (sampe ngiler ngetiknya ini >,,